Usai Menghadap Jokowi ke Istana, Aliansi Kepala Desa Ngaku Tak Diminta Dukung Prabowo-Gibran

TIKTAK.ID – Aliansi Lintas Asosiasi Kepala Desa mengaku tidak ada arahan untuk mendukung pasangan calon Koalisi Indonesia Maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Untuk diketahui, gabungan kelompok kepala desa dari Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), dan Asosiasi Kepala Desa Jawa Timur, menghadap Jokowi di Istana Negara pada Jumat (29/12/23).
Sekretaris Jenderal Perkumpulan Aparatur Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Senthot Rudi Prastiono, usai pertemuan itu mengungkapkan bahwa dalam pertemuannya dengan Presiden membahas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.
Baca juga : Sebut Guru Ngaji dan Marbot Masjid Pencetak Kader Bangsa, Mahfud MD: Nanti Kami Data dan Anggarkan
“Tidak ada, tadi sama sekali tak menyinggung politik,” ujar Senthot di Istana, saat ditanya soal dukungan kepala desa bagi Prabowo-Gibran beberapa waktu lalu, seperti dilansir Tempo.co.
Sebelumnya, Jokowi sempat memanggil APDESI ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (7/11/23). Salah satu orang yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Surtawijaya – kepala desa yang pernah mendukung Jokowi untuk menjabat tiga periode. Surtawijaya menjelaskan bahwa pertemuan itu membahas revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, yang salah satunya membahas perpanjangan masa jabatan kepala desa.
Beberapa hari setelah itu, ribuan kepala desa mengadakan Silaturahmi Nasional Desa Bersatu di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu (19/11/23). Acara tersebut dibuat guna mendeklarasikan dukungan untuk pasangan dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka – Putra Jokowi, di Pilpres 2024.
Baca juga : Akhirnya Firli Resmi Dipecat dari Ketua KPK Lewat Keppres Jokowi
Adapun peserta acara berasal dari DPP APDESI (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia), DPN PPDI (Dewan Pimpinan Nasional Persatuan Perangkat Desa Indonesia), serta ABPEDNAS (Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional).
Lebih lanjut, Bendahara Umum DPP PAPDESI, Sujiono saat ditemui dalam kesempatan yang sama di Istana pada Jumat mengeklaim terkait arah dukungan, dikembalikan pada preferensi pribadi. Ia juga menepis anggapan bakal ada deklarasi seperti beberapa waktu lalu.
“Jadi titipan Pak Presiden kepada kami para kepala desa yang hadir ini demi menjaga Pemilu ini betul-betul tidak ada kecurangan,” terangnya.