
TIKTAK.ID – Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Soni Sumarsono memaparkan beberapa tantangan yang bakal dihadapi oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan.
Sumarsono sendiri sempat menjadi Plt Gubernur DKI pada 2016, untuk menggantikan Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu menjalani masa kampanye sebagai petahana.
Soni menjelaskan, salah satu tantangan yang akan dihadapi pengganti Anies adalah menyukseskan program Presiden Jokowi. Dia pun mengingatkan kalau penjabat gubernur adalah perpanjangan tangan Pemerintah Pusat di daerah.
Baca juga : Soal UAS Ditolak Masuk Singapura, Menko PMK: Jaga Mulut Agar Tak Diusir Tetangga
“Harus memastikan agar agenda presiden bisa tercapai di daerah yang kita tangani. Ada target-target presiden dalam rangka visi dan misi. Mulai dari jalan tol, ketenagakerjaan, hingga kesehatan,” ujar Soni, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Kamis (19/5/22).
Menurut Soni, pengganti Anies juga harus mampu menjawab tantangan keberagaman masyarakat. Dia menilai penjabat gubernur harus bisa menjadi payung untuk melindungi masyarakat yang memiliki latar belakang berbeda-beda.
Kemudian Soni menyebut Pj Gubernur DKI Jakarta juga harus bersiap untuk menghadapi potensi polarisasi politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Soni sendiri memprediksi kalau ketegangan politik saat Pilkada DKI Jakarta 2017 dapat terulang kembali.
Baca juga : Ikut-Ikutan Soal Kasus UAS, PA 212 Ancam Singapura Begini
“Kalau calonnya sama modelnya seperti yang lalu, maka peristiwa yang lalu akan dapat terulang dalam bentuk yang lain. Artinya, mohon maaf, mengedepankan agama,” ucap Soni.
Soni menganggap penjabat gubernur bisa menangani hal itu dengan bersikap netral. Untuk itu, dia berharap penjabat gubernur yang nanti ditunjuk oleh Jokowi dapat merangkul semua kalangan, mulai dari masyarakat sampai elite partai politik di DKI Jakarta.
“Jika Pj tidak netral, maka bakal dihajar kiri-kanan,” tutur Soni.
Baca juga : Airlangga: KIB Siap Kawal Pembangunan Sampai 2024 dan Lanjutkan Kerja Jokowi
Lebih lanjut, Soni mengaku enggan bicara panjang lebar mengenai sosok yang cocok menggantikan Anies. Meski begitu, dia berpendapat Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Marullah Matali memiliki potensi untuk menduduki posisi penjabat gubernur.
“Tergantung konstelasi, apakah karakter kepemimpinan Heru lebih baik dari yang lain, saya tak dapat mengatakan. Sebab, masing-masing perlu ujian lapangan secara konkret dan secara nyata,” tegas Soni.