
TIKTAK.ID – Daya tahan tubuh yang kuat menjadi kunci utama supaya kita tidak mudah jatuh sakit. Terlebih saat musim hujan dan pandemi seperti sekarang, kita memerlukan daya tahan tubuh yang sangat tinggi, sehingga tidak mudah terinfeksi virus dan bakteri. Jika jatuh sakit pun, proses pemulihan akan lebih cepat.
Ahli imunologi, Cassandra Calabrese mengatakan bahwa mengonsumsi makanan tertentu merupakan cara yang paling mudah untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dia menyebut tak ada satu pun makanan yang secara ajaib mampu menyembuhkan sakit. Calabrese menjelaskan, mengonsumsi makanan yang sehat bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
“Tidak diragukan lagi bahwa diet sehat dapat meningkatkan kekebalan Anda terhadap penyakit. Sebab, apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh, penting untuk kesehatan Anda secara keseluruhan, termasuk sistem kekebalan tubuh,” ujar Calabrese.
Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini sejumlah tips makan sehat untuk meningkatkan daya tahan tubuh:
- Mengurangi lemak jenuh
Lemak jenuh diketahui dapat menyebabkan peradangan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda mulai mengurangi asupan makanan yang tinggi lemak jenuh. Contoh makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh yakni susu kaya lemak, termasuk krim, keju, dan mentega, lemak babi, minyak kelapa sawit, dan daging merah. - Menghindari lemak trans
Lemak trans disebut buruk bagi jantung dan bisa menimbulkan peradangan. Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi makanan kaya lemak trans seperti biskuit, margarin, dan donat. - Meningkatkan asupan Omega 3
Omega 3 merupakan nutrisi yang sangat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Pasalnya, omega 3 mengandung anti inflamasi yang dapat mengurangi peradangan. Beberapa makanan mengandung omega 3 di antaranya salmon, tuna, sarden, dan kenari. - Menerapkan diet Mediterania
Jenis diet ini mengacu pada pola makan tradisional orang-orang yang tinggal di dekat laut Mediterania.
Pola makan Mediterania menerapkan pola konsumsi seperti buah-buahan dan sayur-sayuran, protein tanpa lemak seperti ikan dan unggas, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta minyak zaitun (secukupnya).
Jika ingin menerapkan diet Mediterania, Anda juga perlu menghindari makanan daging olahan, daging merah, makanan kaya gula, makanan olahan, gorengan, dan makanan cepat saji.