
TIKTAK.ID – Bakal calon presiden Ganjar Pranowo diketahui mengadakan konsolidasi untuk persiapan Pemilu Presiden 2024 di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan bertemu ribuan kader PDI Perjuangan dan relawan pendukungnya di GOR PKPSO Kaliwates, Jember, pada Minggu (7/5/23).
“Jember menjadi daerah pertama yang melakukan konsolidasi pemenangan Pemilu presiden di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia, usai saya mendapatkan rekomendasi dari Bu Mega,” ungkap Ganjar, seperti dilansir Republika.co.id.
Kemudian ketika memulai sambutan di hadapan ribuan kader PDI Perjuangan, Ganjar mengaku terkejut dengan semangat dan antusiasme para pendukungnya yang sangat luar biasa. Dia pun memuji kesuksesan acara tersebut.
Baca juga : Ganjar Ungguli Prabowo dalam Simulasi Dua Nama Capres 2024 Versi Survei SMRC
Menurut Ganjar, kunjungannya ke Jember sangat spesial. Ganjar mengatakan sejak dirinya diusung menjadi bakal calon presiden oleh PDI Perjuangan, satu-satunya DPC yang memboyong dirinya untuk melakukan konsolidasi baru di Jember.
“Kunjungan ke Jember memang spesial. Sebab, sejak saya diusung menjadi bakal calon presiden oleh PDI Perjuangan, satu-satunya DPC yang memboyong saya untuk melakukan konsolidasi pertama di Jember,” terang Ganjar.
Ganjar menyatakan optimis mampu merebut suara Pilpres 2024 di wilayah Tapal Kuda, yang merupakan kawasan timur Provinsi Jawa Timur meliputi Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasuruan, Situbondo, dan Probolinggo.
Baca juga : Tak Bisa Salip Prabowo-Ganjar di Survei Capres, Anies Singgung Kemenangan Saat Pilkada 2017
“Saya sowan ke kiai dan beredar kabar kalau PDI Perjuangan sulit menang di Tapal Kuda. Tapi saat saya melakukan kegiatan di Jember sejak pagi, sambutan masyarakat sangat luar biasa,” tutur Ganjar.
Ganjar mengeklaim tak ada yang sulit dalam konteks keindonesiaan. Hanya saja, kata Ganjar, bagaimana pihaknya mendekati masyarakat harus dengan adab dan sopan santun untuk meraih simpati.
“Saya sudah mendapatkan kehormatan tinggi dan amanah yang besar dari partai untuk meneruskan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2024. Saya ini bukan siapa-siapa, saya biasa saja,” ucap Ganjar.
Baca juga : Gatot Nurmantyo Akui KAMI Belum Tentukan Capres Mana yang Akan Didukung
Sekadar informasi, berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober hingga 25 November 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang telah memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada Pemilu anggota DPR sebelumnya.
Kini ada 575 kursi di parlemen, sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus punya dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Tidak hanya itu, pasangan calon juga dapat diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara.