Senior PDIP: Jokowi ‘Harusnya’ Masih Kader PDIP

TIKTAK.ID – Anggota Fraksi PDIP DPR, Masinton Pasaribu, buka suara terkait pertanyaan status Presiden Joko Widodo (Jokowi) di partai Moncong Putih. Dia mengatakan bahwa seharusnya Jokowi masih merupakan kader PDIP.
“Ya mestinya masih (kader PDIP), ya harusnya kan masih,” ungkap Masinton di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/11/23), seperti dilansir Republika.co.id.
Untuk diketahui, Jokowi sebagai kader PDIP belum menyatakan atau mendeklarasikan dukungan terhadap pasangan calon tertentu. Meskipun putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, adalah calon wakil presiden (Cawapres) yang diajukan Partai Golkar dan menjadi pendamping Prabowo Subianto.
Baca juga : Ma’ruf Amin Tegaskan Fatwa MUI Haram Beli Produk Israel untuk Hentikan Genosida
“Kalau belum ada dukungan, sudah ada deklarasi atau belum? Nah kalau belum ada deklarasi, berarti harusnya (masih kader PDIP),” kata Masinton.
Kemudian Masinton menyinggung sosok yang menyebut banyaknya drama politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dia menyebut sosok tersebutlah yang sebenarnya menyutradarai drama tersebut.
“Nggak mau drama, tapi lu nyutradarain, kan sama saja. Udah deh, iya kan, rakyat sudah tahu. Sudah jangan pura-pura lagi, drama-drama, sok santun, manipulatif, pemimpin itu satu kata satu perbuatan,” tegas Masinton.
Baca juga : Sudirman Said Bicara Peluang Susi Pudjiastuti Gabung Timnas AMIN
“Udah lah, jangan sok. Oh iya, belaga ini, seakan-akan seperti mau dizalimi, sudah lah, rakyat udah tahu. Sudah pada tahu belum ini? Yah kasihan deh, berarti ini semua korban,” sambung anggota Komisi XI DPR tersebut.
Masinton tidak menyampaikan sosok yang menyatakan banyaknya drama-drama politik jelang kontestasi. Akan tetapi, Jokowi sempat menyatakan hal yang serupa pada perayaan HUT ke-59 Partai Golkar.
Sebelumnya, Jokowi mengeklaim akhir-akhir ini terlalu banyak drama sinetron yang mewarnai persiapan Pemilu 2024. Padahal, dia menilai perebutan suara rakyat itu harus diisi dengan gagasan dan ide.
Baca juga : Jusuf Kalla Batal Gabung Timnas AMIN, Kenapa?
“Saya melihat akhir-akhir ini yang kita lihat terlalu banyak dramanya, terlalu banyak drakornya, terlalu banyak sinetronnya, sinetron yang kita lihat,” ucap Jokowi di Jakarta pada Senin (6/11/23).
Lebih lanjut, Masinton memuji presiden terdahulu yang mampu mengantarkan proses transisi kepemimpinan dengan baik. Dia menganggap tidak seperti sekarang yang malah menyelundupkan calon tertentu demi kekuasaan.