
TIKTAK.ID – Kue Sagon adalah salah satu camilan tradisional khas Sragen yang menggunakan bahan utama parutan kelapa dan tepung ketan.
Terdapat dua jenis Kue Sagon, yaitu Kue Sagon kering dan Kue Sagon basah.
Kue Sagon kering biasanya menjadi sajian saat Idulfitri. Kue ini pun tahan lama jika disimpan di dalam kulkas.
Sedangkan untuk Kue Sagon basah, dipanggang dengan cetakan khusus yang hampir mirip cetakan pukis. Kue ini tidak bisa bertahan lama, hanya sekitar dua hari.
Kue Sagon basah memiliki cita rasa manis dan gurih dari kelapa. Camilan ini pun akan makin enak jika disantap bersama secangkir kopi. Kue ini juga menjadi hidangan wajib di acara hajatan di daerah Jawa Tengah.
Namun saat ini popularitas Kue Sagon semakin menurun dan sulit untuk menemui penjual kue tersebut. Untuk itu, Elawati (33), menyulap Kue Sagon yang biasa menjadi kekinian.
Seperti dilansir Kompas.com, dia memadukan Kue Sagon dengan berbagai topping yang disukai anak muda zaman sekarang, seperti keju, cokelat, hingga blueberry.
Elawati sendiri membuka lapak di Jalan Dewi Sartika, Dukuh Ngablak, Kabupaten Sragen.
Jika kamu ingin mencoba Kue Sagon kekinian tapi tidak tinggal di Sragen, cobalah membuatnya sendiri di rumah. Berikut ini resepnya.
Bahan Kue Sagon:
½ butir kelapa setengah tua, parut panjang
¼ sendok teh garam
100 gram gula pasir
100 gram tepung ketan
Vanili secukupnya
Air secukupnya
Cara membuat Kue Sagon:
- Campurkan gula pasir dengan vanili secukupnya agar wangi.
- Kemudian masukkan kelapa, tepung ketan, dan air secukupnya. Aduk hingga berbutir, jangan diuleni.
- Selanjutnya bagi adonan menjadi dua bagian. Tambahkan warna merah muda pada adonan pertama. Sementara untuk adonan kedua tidak perlu diberi pewarna.
- Setelah itu, panaskan cetakan. Isi dengan adonan yang berwarna putih dan merah muda secara selang-seling sambil dirapikan serta agak dipadatkan sesuai bentuk cetakan
- Tutup hingga setengah matang dan taburi dengan gula.
- Jika ingin membuat Kue Sagon kekinian, tambahkan topping sesuai selera. Tangkupkan dan masak sampai matang.