
TIKTAK.ID – Dalam bahasa Korea, Gukbap adalah nasi atau disebut dengan bap, yang disajikan bersama sup hangat atau guk. Umumnya, Gukbap dinikmati oleh masyarakat Korea saat cuaca sedang dingin atau berangin.
Gukbap pun merupakan salah satu masakan Korea yang cukup sederhana dan mudah dibuat. Komposisi makanan ini terdiri dari sup kaldu bening yang terbuat dari daging atau tulang, kemudian dibumbui dengan kecap asin, miso, minyak wijen, atau cuka anggur atau cuka beras.
Sup kaldu dimasak cukup lama agar menghasilkan rasa yang otentik dan kuat. Jika sup sudah matang, maka kaldu langsung dituang ke dalam nasi, dan diberi tambahan protein maupun sayuran lainnya. Bisa juga menggunakan irisan daging, seafood, kecambah, pasta cabai, serta kimchi.
Seperti dikutip Kompas.com dari laman Korea.net, sup ini muncul saat perang Korea sekitar tahun 1950 hingga 1952, ketika petani Busan mengumpulkan tulang babi yang dibuang oleh tentara Amerika Serikat. Lantas mereka merebus tulang itu dan disajikan bersama dengan semangkuk nasi, sehingga jadilah Gukbap atau lebih tepatnya Dwaeji Gukbap.
Mulanya, Gukbap disajikan untuk masyarakat yang tengah menempuh perjalanan dan menginap di penginapan. Namun yang disajikan hanya Gukbap dengan daun lobak kering dan kubis, karena masyarakat masih kesulitan mendapatkan daging sapi.
Mengutip Nusadaily.com, berikut ini resep Gukbap.
Bahan Gukbap:
1 cup nasi putih
12 teri kering ukuran besar, buang kepala dan ususnya
30 gr rumput laut kering
500 gr kecambah kedelai, cuci dan keringkan
½ bawang bombai ukuran sedang, iris tipis
2 siung bawang putih, cincang halus
2-3 batang daun bawang, cuci bersih, iris
2/3 cangkir kimchi, cincang
1½ sendok teh garam
2 sdt Gochugaru (cabai bubuk Korea)
2 sendok makan biji wijen, giling
2 sendok teh minyak wijen
2 butir telur
½ sendok teh lada hitam bubuk
Cara Membuat Gukbap:
Rebus 2 liter air dalam panci, masukkan ikan teri dan rumput laut kering. Masak dengan api sedang hingga mendidih, lalu kecilkan api dan biarkan selama 10 menit. Kemudian saring kaldu untuk menghilangkan teri dan rumput laut.
Tambahkan kecambah, bawang putih, dan garam ke dalam kaldu, lalu tutup panci dan masak dengan api sedang besar selama sekitar 5 menit. Saring kembali kaldu ke dalam mangkuk besar dan sisihkan tauge yang sudah matang.
Setelah itu, siapkan 2 mangkuk gerabah Korea atau tteukbaegi. Pisahkan irisan bawang bombai menjadi 2 bagian, lalu tempatkan masing-masing bagian ke dalam mangkuk. Lakukan hal serupa untuk nasi, kimchi, serta kecambah kedelai. Tambahkan lada hitam dan 2 cangkir kaldu ke dalam setiap mangkuk.
Berikutnya, letakkan tteukbaegi di atas kompor dengan api sedang sampai kaldu mulai mendidih sekitar 10-15 menit. Jika sudah mendidih, pecahkan telur ke dalam setiap mangkuk dan biarkan telur matang sebentar.
Taburkan biji wijen, gochugaru, dan daun bawang cincang ke dalam setiap mangkuk, dan terakhir tuang minyak wijen.
Gukbap pun siap disantap dalam keadaan panas.