
TIKTAK.ID – Masa pandemi virus Corona (Covid-19) mengakibatkan seluruh kegiatan hiburan yang berpotensi menghadirkan banyak massa ditiadakan. Salah satunya, konser musik. Imbasnya, para musisi pun terpaksa harus putar otak agar tetap bisa berkarya dan memberikan hiburan pada para fans masing-masing secara daring (virtual).
Namun uniknya, belakangan muncul kabar bahwa konser musik boleh diadakan untuk kepentingan kampanye dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Mendapati kabar tersebut, sederet musisi pun geram bukan main. Salah satu musisi yang mengungkapkan kekesalannya yakni Is (Pusakata) eks vokalis Payung Teduh.
“Musisi tidak boleh konser, tapi konser buat Pilkada boleh. Memang top nih kebijakannya aparatur negara di masa seperti ini. Beneran jadi tuh kebijakan, atau ada update baru saya belum tahu? Memang sudah disurati oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), tapi saya tidak habis pikir. Kok picik sekali pikiran seperti itu bisa muncul di tengah pandemi,” ujar Is melalui akun resmi Instagram pribadinya, @pusakata, seperti dilansir Kapanlagi.com.
Lebih lanjut, Is menyambung protesnya terhadap keputusan diperbolehkannya konser untuk kepentingan kampanye tersebut. Ia pun beranggapan saat ini musisi seperti tak lagi dihargai.
“Tolong ajarkan cara tetap bersikap waras pada kami, ketika harus melihat banyaknya ketidakwarasan di negeri ini. Musisi hanya akan selalu dipandang sebagai pelicin dan tim sukses bagi mereka yang oportunis, dan harga kami musisi hanya sebatas tim hore buat mereka. Yang penting bisa rame, berapa aja jalan, tapi kadang tetep nawar. Padahal kalau nggak musiknya paling sepi, yang nonton teamnya aja. Gila emang yang punya kepentingan nih,” lanjut Is.
Namun Is tak sekadar marah-marah. Ia juga memberikan pesan positif untuk publik di penghujung tulisannya. Is menyatakan harapannya agar pandemi ini segera berakhir dan semua aktivitas bisa kembali berjalan seperti normal lagi seperti sedia kala.
“Tetap jaga kondisi, teman semua, dan lindungi orang-orang tersayang. Kalau harus keluar rumah sendiri atau bersama keluarga, tetap hati-hati. Lakukan protokol kesehatan dan selalu waspada. Saya belum nyerah, yuk kita jangan nyerah, kita bisa melewati ini bersama-sama,” ucapnya.