
TIKTAK.ID – Di tengah beragam rutinitas dan kesibukan, “me time” atau ‘meluangkan waktu sejenak untuk diri sendiri’ menjadi suatu kemewahan bagi sebagian orang. Padahal, memberikan waktu sejenak untuk diri sendiri penting untuk kesehatan dan kesejahteraan mental.
Selama ini, terdapat salah kaprah di masyarakat, yang mengasosiasikan menghabiskan waktu untuk diri berarti kesepian, sedih, atau antisosial. Ada pula orang yang merasa bersalah karena meluangkan waktu sendirian, padahal dikelilingi orang terkasih.
Dikutip Kompas.com dari Psychology Today, psikolog Sherrie Bourg Carter, PsyD mengungkapkan beberapa manfaat me time, yakni:
Memberi kesempatan otak beristirahat, menjernihkan pikiran, mengurangi stres, sekaligus merevitalisasi tubuh.
Meningkatkan konsentrasi dan produktivitas karena pikiran akan menjadi lebih jernih.
Bisa mengetahui apa yang benar-benar diinginkan diri sendiri, serta lebih mengenal diri sendiri.
Memperoleh kesempatan berpikir lebih mendalam sehingga bisa lebih efektif untuk memecahkan persoalan.
Setelah me time, orang jadi lebih menghargai hubungan dengan orang lain. Dengan begitu, kualitas hubungan dengan orang lain jadi meningkat.
Meski manfaat me time cukup banyak, namun ada beberapa orang yang masih bingung bagaimana untuk memulainya.
Mengutip WebMD, berikut ini langkah memulai me time dan cara menjadikannya bagian dari keseharian:
Menyiapkan waktu khusus
Amati kalender atau jadwal rutinitas sehari-hari, dan cari waktu luang khusus. Tidak perlu muluk-muluk ingin menghabiskan me time seharian, cukup memulainya dari lima menit atau 15 menit.
Pasalnya, hal yang paling penting bukan lama atau tidaknya durasi me time, melainkan konsistensi. Jika sudah menemukan waktu yang tepat, jangan menggunakan waktu me time tersebut untuk membaca email pekerjaan atau merampungkan tugas rumah tangga.
Selain itu, matikan telepon pintar selama untuk fokus pada diri sendiri, terlebih jika waktu me time cukup singkat.
Pada saat awal memulai me time, bisa jadi Anda akan merasa stres atau merasa bersalah karena ada pekerjaan yang ditinggalkan. Namun, Anda akan memiliki lebih banyak energi setelah memberikan jeda pada diri sendiri.
Anda dapat memanfaatkan waktu lima menit untuk:
Meditasi dengan cara bernapas panjang dan hanya menyadari napas.
Berolahraga atau melakukan peregangan tubuh ringan.
Tidak melakukan apa-apa. Hanya duduk diam dan berhenti memikirkan sesuatu.
Jika sudah melakukan hal itu secara rutin, Anda bisa meningkatkan jenis aktivitas dan waktu me time. Sebulan sekali, jadwalkan me time 30 menit atau satu jam untuk kegiatan favorit atau sesi memanjakan diri sendiri. Misalnya Anda bisa jalan-jalan sendirian, merapikan rambut atau kuku ke salon, jalan ke museum, bersepeda, ngopi sendirian, atau membuat jurnal.