
TIKTAK.ID – Saat ini virus Corona varian Omicron masih banyak menginfeksi masyarakat dengan gejala ringan seperti pilek, batuk, dan demam. Mengutip Sehat Negeriku, gejala Covid-19 varian Omicron punya tingkat keparahan yang rendah, namun mampu menular lebih cepat ketimbang varian Delta.
Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, sebagian besar kasus Covid-19 varian Omicron merupakan OTG atau gejala dengan sakit ringan, sehingga tidak perlu dibawa ke rumah sakit. Orang yang terinfeksi Omicron cukup menjaga kesehatan dan melakukan pengobatan di rumah.
Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini cara terbaik mengatasi gejala Covid-19 varian Omicron:
- Makan Sayur Sop
Huff Post menyatakan bahwa makan sayuran seperti sayur sop direkomendasikan untuk memulihkan kondisi dari gejala Covid-19 varian Omicron. Sebab, sayur sop tidak hanya bergizi, tapi juga mudah dicerna oleh orang dengan gejala varian Omicron yang cenderung selera makannya berkurang.
“Sayur sop hangat dengan tambahan protein (seperti ayam atau tahu) dapat menjadi pilihan utama. Sayuran akan memberikan banyak vitamin dan mineral tambahan, yang sangat penting pada saat sakit,” terang ahli gizi terdaftar, Morgyn Clair.
- Konsumsi Kaldu Tulang
Kaldu tulang termasuk sumber asam amino anti-inflamasi yang baik. Selain menjadi minuman untuk menghilangkan nyeri haid, kaldu tulang juga memberikan kita kenyamanan dan kehangatan. Kaldu tulang disebut-sebut kaya akan protein, kalsium, magnesium, fosfor, seng, besi, dan mineral lainnya.
“Nutrisi tersebut diperlukan supaya sistem kekebalan berfungsi dengan baik,” ungkap ahli gizi terdaftar Paula Doebrich.
- Makan Buah Beri
Huff Post menyebut buah beri adalah buah yang kaya vitamin, sehingga bisa menjadi pilihan makanan terbaik untuk dimakan selama terinfeksi Covid-19 varian Omicron.
“Buah beri bisa mengurangi peradangan dan memberikan ketahanan terhadap infeksi dengan meningkatkan kekebalan tubuh,” ucap ahli gizi terdaftar dan bersertifikat, Linda Altenburger.
Altenburger mengklaim macam-macam buah beri mengandung antioksidan kuat, yang disebut flavonoid. Flavonoid tersebut mampu memberikan manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Flavonoid juga bisa membantu mengurangi pembentukan radikal bebas, kerusakan oksidatif, dan mengandung sifat anti-virus.