
TIKTAK.ID – Umumnya, orang minum kopi untuk menghilangkan ngantuk dan membuat pikiran jadi lebih konsentrasi. Akan tetapi, sebagian orang justru merasa mengantuk setelah minum kopi.
Efek kafein yang dikonsumsi memang dapat berbeda-beda pada setiap orang, tergantung kondisi tubuh masing-masing.
Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini penyebab mengantuk usai minum kopi.
Kafein dapat memicu stres
Mengutip Casper, setelah minum kopi atau asupan berkafein lainnya, kadar hormon stres atau kortisol di dalam tubuh akan meningkat. Akibatnya, tingkat kewaspadaan, konsentrasi, rasa cemas, dan stres juga ikut meningkat. Efek kafein tersebut terkadang menguras tenaga, sehingga membuat Anda justru mengantuk setelah minum kopi.
Efek Adenosine terhalang
Adenosine sendiri merupakan molekul yang membuat rasa kantuk dan diproduksi secara alami oleh tubuh. Ketika minum kopi, tubuh akan menyerap kafein, lalu ketika kafein sudah sampai ke otak, zat ini bakal menempel pada reseptor adenosin.
Kefein tersebut bisa memblokir efek adenosin, sehingga Anda bakal lebih waspada dan terjaga setelah minum kopi. Akan tetapi, jika efeknya sudah habis, maka tubuh segera mengalami penumpukan adenosin dan membuat mengantuk.
Tubuh sudah toleran pada kafein
Bila Anda rutin minum kopi atau asupan tinggi kafein, lambat laun tubuh Anda membangun toleransi pada zat ini. Karena kafein mampu menghalangi efek adenosin, tubuh pun kemungkinan jadi memproduksi lebih banyak reseptor adenosin. Akibatnya, Anda bisa cepat mengantuk setelah minum kopi.
Efek pemanis atau perasa di dalam kopi
Penyebab mengantuk setelah minum kopi terkadang bukan berasal dari asupan berkafein itu sendiri, melainkan dari tambahan pemanis atau perasa tinggi gula yang ditambahkan pada kopi.
Healthline menjelaskan bahwa pemanis atau perasa seperti gula, sirup, atau madu akan meningkatkan kadar gula darah dan menurunkan tingkat energi seketika. Efeknya dapat terasa dalam waktu 90 menit kemudian.
Efek susu dalam kopi
Tambahan susu di dalam kopi memiliki kandungan zat triptofan. Asam amino tersebut memicu rasa kantuk. Meski begitu, biasanya efek triptofan sampai memicu rasa mengantuk relatif kecil.