
TIKTAK.ID – Biasanya, ketika cuaca panas atau setelah berolahraga, tubuh mengeluarkan keringat. Hal itu karena manusia punya kelenjar keringat di lapisan tengah kulit (dermis).
Better Health menjelaskan, kelenjar keringat ada di seluruh tubuh kita, namun paling banyak di dahi, ketiak, telapak tangan, dan telapak kaki. Komposisi utama keringat adalah air dan garam.
Lantas apa saja fungsi keringat bagi kesehatan? Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini di antaranya.
- Mengontrol suhu tubuh
Fungsi utama keringat yakni mengontrol suhu tubuh. Everyday Health menyebut berkeringat merupakan salah satu mekanisme utama tubuh agar tetap dingin, dan memastikan suhu internal Anda tidak naik ke tingkat yang berbahaya. Artinya, keringat berfungsi menghilangkan panas tubuh.
Menurut Alisha Plotner, dokter kulit di Ohio State University, saat kulit mengembangkan kelembapan di permukaan, maka kelembapan itu menguap dan mendinginkan kulit. Di saat bersamaan, tubuh pun mulai kehilangan cairan (bisa menjadi dehidrasi) dan kita mulai merasa haus.
- Menghilangkan racun
Healthline menyatakan logam berat ditemukan dalam keringat dan urine. Konsentrasi lebih tinggi berada dalam keringat, sehingga berkeringat menjadi cara potensial untuk menghilangkan logam berat. Berdasarkan hasil studi 2016 di China, kadar sebagian besar logam berat dalam tubuh lebih rendah pada orang yang berolahraga secara teratur.
- Menghilangkan bahan kimia
Mengutip Healthline, tubuh bisa terpapar bahan kimia, seperti bisphenol A (BPA) dan poliklorin bifenil (PCB). BPA sendiri adalah bahan kimia industri yang dipakai dalam pembuatan resin dan plastik tertentu. Paparan BPA akan berdampak buruk bagi kesehatan otak dan bisa meningkatkan tekanan darah.
Sementara PCB adalah bahan kimia organik buatan manusia yang terbukti dapat menyebabkan sejumlah efek kesehatan yang merugikan. Sebuah artikel pada 2013 di ISRN Toxicology mengklaim adanya fungsi keringat dalam menghilangkan PCB tertentu dari tubuh.
- Membersihkan bakteri
Sebuah tinjauan pada 2015 memaparkan, glikoprotein dalam keringat mampu mengikat bakteri dan membantu mengeluarkannya dari tubuh. Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan soal adhesi mikroba dalam keringat dan dampaknya terhadap infeksi kulit.
- Meningkatkan imunitas
Byrdie menjelaskan, keringat berfungsi membantu meningkatkan imunitas tubuh, karena keringat adalah bagian dari sistem pertahanan biologis. Keringat bisa mencegah kuman untuk bertahan di kulit.
Selain itu, keringat manusia mengandung protein pembunuh kuman alami yang disebut dermcidin, yang mampu menyerang jamur dan bakteri penyebab penyakit, seperti MRSA dan TBC.