Ketahui Efek Samping dan Manfaat Naik Turun Tangga Setiap Hari

TIKTAK.ID – Naik turun tangga termasuk salah satu jenis olahraga yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Lantas apa efek naik turun tangga setiap hari?
Ternyata, naik turun tangga mampu memberikan efek samping pada sendi lutut dan efek samping yang lebih serius pada orang-orang yang punya riwayat medis tertentu. Akan tetapi, naik turun tangga juga dapat bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan berat badan, menguatkan otot, dan meningkatkan kesehatan paru-paru.
Seperti dikutip Kompas.com dari PharmEasy, terdapat beberapa efek berbahaya naik turun tangga setiap hari yang mungkin akan dialami, seperti:
- Menyebabkan nyeri sendi lutut bila tidak dilakukan dengan tepat
- Meningkatkan risiko nyeri dada atau kesulitan bernapas pada penderita penyakit jantung atau paru-paru
- Menyebabkan lemah otot dan kelelahan pada orang-orang dengan gangguan neurologi
- Meningkatkan risiko cedera kalau dilakukan dengan intensitas tinggi.
Meski begitu, naik turun tangga umumnya aman untuk dilakukan dan merupakan salah satu kebiasaan baik yang bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Kebiasaan ini pun perlu dilakukan dengan tepat demi menurunkan risiko cedera, seperti dengan menggunakan sepatu yang tepat, melakukan pemanasan terlebih dahulu, dan menjaga kecepatan naik turun tangga supaya tetap stabil.
Selain itu, orang-orang yang punya riwayat medis tertentu, termasuk penyakit jantung, paru-paru, obesitas, dan orang-orang yang berusia lanjut, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika perlu naik turun tangga setiap hari. Hal itu demi menghindari risiko masalah kesehatan yang lebih serius.
Mengutip GoodRx Health, ada sejumlah manfaat naik turun tangga untuk kesehatan, seperti:
- Mengurangi beban pada sendi, terutama pada penderita arthritis atau gangguan muskuloskeletal lainnya, karena termasuk jenis olahraga low-impact
- Membakar lebih banyak kalori sehingga dapat membantu menurunkan berat badan
- Meningkatkan kesehatan jantung dan menurunkan risiko sindrom metabolik
- Meningkatkan kekuatan otot inti tubuh atau core muscle, serta otot tubuh bagian bawah
- Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh, khususnya pada orang-orang berusia lanjut
- Meningkatkan kepadatan serta kekuatan tulang, sehingga risiko osteoporosis dan retak tulang bisa berkurang.