
TIKTAK.ID – Konsumsi sayuran yang bernutrisi sangat baik untuk kesehatan dan bisa meningkatkan energi. Menurut Alina Petre, MS, RD (NL) yang dimuat di Healthline pada 2017, mengonsumsi sayuran setiap hari sangatlah penting untuk kesehatan karena dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit, seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan berbagai jenis kanker.
Akan tetapi, nutrisi yang terkandung di dalam sayuran dapat hilang jika mengolah dengan metode tertentu, salah satunya merebus. Seperti dilansir Kompas.com, berikut ini alasannya.
Mengurangi kandungan vitamin C
Sayuran adalah salah satu sumber vitamin C yang baik untuk tubuh, tapi air yang digunakan untuk merebus sayuran dapat menghilangkan vitamin C yang terkandung dalam sayuran.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh ahli dari Universitas Zhejiang yang dimuat pada Journal of Zhejiang University Science B pada 2009, merebus brokoli bisa menghilangkan nutrisi yang dikandungnya.
Kandungan vitamin C pada sayuran dapat hilang karena vitamin C masuk ke dalam kategori vitamin yang mudah larut di dalam air. Selain itu, vitamin C sangat sensitif terhadap panas sehingga merebus sayur akan membuat vitamin C yang terkandung hilang.
Menghilangkan kandungan vitamin B
Vitamin B juga termasuk dalam kategori vitamin yang mudah larut dalam air dan sangat sensitif terhadap panas. Healthline menjelaskan, sayur yang direbus bakal kehilangan tiamin, niacin, dan vitamin B sampai 60 persen karena larut di dalam air.
Kemudian menurut data yang dikeluarkan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat pada 2007, beberapa sayuran yang direbus akan kehilangan hingga 100 persen vitamin B yang dikandungnya, seperti sayuran hijau, kentang, hingga tomat.
Cara mengolah sayuran yang direkomendasikan
Mengolah sayuran tak boleh sembarangan, supaya menjaga kandungan dari sayuran itu sendiri. Apalagi beberapa metode mengolah sayuran sudah terbukti dapat menghilangkan kandungan nutrisi sayuran.
Penelitian yang dimuat pada Food Chemistry Journal pada 2014 menyatakan metode mengolah sayuran yang paling tepat yakni dengan mengukus. Pada penelitian tersebut, sayur kol merah yang dikukus ternyata masih mengandung vitamin C dan antioksidan yang tinggi bila dibandingkan dengan metode mengolah sayur yang lain.