
TIKTAK.ID – Mitos tentang mengintip sebagai penyebab bintitan adalah keliru. Sebagaimana dilansir Kompas mengutip dari Mayo Clinic, bintitan terjadi lantaran infeksi bakteri menerpa kelenjar minyak atau folikel rambut pada kelopak mata.
Sumbatan yang dapat dialami kelenjar pada bagian dalam atau luar kelopak mata ini disebabkan terdapat sel kulit mati hingga kotoran lainnya. Namun bisa juga disebabkan bakteri yang menghinggapi celah kelenjar hingga menyebabkan terjadinya infeksi.
Infeksi itu kemudian berbentuk benjolan kecil yang bengkak, bernanah, meradang, serta memar menyakitkan yang dinamai “bintitan”.
Menurut temuan yang dimuat Healthline, sejumlah bintitan timbul lantaran infeksi bakteri Staphylococcus.
Bakteri ini pada umumnya hidup di kulit dan tergolong tidak berbahaya. Namun, saat bakteri itu berada di mata lantas terjebak di kelenjar atau folikel rambut mata, bisa saja menjadi penyebab penyakit ini lalu memicu infeksi.
Sejumlah penyakit serta rutinitas yang berpeluang tinggi memiliki risiko bakteri pindah ke mata hingga menyebabkan bintitan, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Mata gatal dikucek dalam kondisi tangan masih kotor atau sedang flu lantas alergi.
- Pakai produk riasan mata semacam maskara dan eye liner yang terkontaminasi bakteri.
- Wajah belum dibersihkan atau masih ada make-up lantas tertidur.
- Alami penyakit peradangan kelopak mata atau blepharitis.
- Mengidap penyakit kulit rosacea serta dermatitis seboroik.
- Mengidap penyakit diabetes.
- Mengenakan lensa kontak yang tak steril, lensa kontak masih terpakai saat tertidur, atau mengenakan lensa kontak kedaluwarsa.
Selain muncul dari ganguan kesehatan, sejumlah penyebab bintitan sering kali kambuh sebagaimana di atas dapat dihindari dengan menjaga kebersihan tangan, cermat memakai kosmetik, serta lensa kontak.
Cara mengobati bintitan
Penderita bintitan tak disarankan menekan atau menyentuh hingga menggoyangkan bintit mata, karena selain bisa menyebabkannya semakin bengkak, juga bisa memperparah infeksi yang dialami.
Obati bintitan dengan cara yang bisa dilakukan sendiri berikut ini:
1) Kompres bintit memakai handuk kecil yang telah direndam dalam air panas sekitar 10-15 menit secara rutin tiga kali sehari.
2) Olesi bintit dengan salep atau obat bintit.
3) Kalau bintit pecah atau berdarah, segera bersihkan memakai sampo atau sabun lembut.