
TIKTAK.ID – Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, buka suara mengenai kontrak sebagai pelatih di Pelatnas Cipayung.
Untuk diketahui, pada Jumat (3/3/23), Herry IP sempat mengunggah foto dirinya tengah dipeluk Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di sudut lapangan. Kemudian Herry IP menuliskan kalimat yang berbunyi, “Jangan berharap sukses instan, semuanya butuh proses. Semua yang sukses instan akan hancur secara instan juga.”
Walaupun kalimat itu tak jelas ditujukan kepada siapa, unggahan Herry IP ramai menjadi perbincangan di dunia maya.
“Hahaha pada was-was ya,” ujar Herry IP, seperti dilansir CNNIndonesia.com.
Ramainya tanggapan terkait unggahan Herry IP terasa wajar. Pasalnya, pada pekan ini pelatih ganda campuran pratama, Flandy Limpele, baru saja meninggalkan Pelatnas Cipayung. Situasi kontrak dikabarkan menjadi salah satu faktor yang membuat Flandy memilih meninggalkan Pelatnas Cipayung.
Menurut Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky, dirinya dan Herry IP juga tidak memiliki kontrak, dalam artian surat yang jadi pertanda hitam di atas putih. Herry IP sendiri juga membenarkan pernyataan tersebut. Akan tetapi Herry IP menilai terkait situasi kontrak yang ada, ia tidak terlalu ambil pusing soal hal tersebut.
“Ya, saya enjoy saja bekerja di PBSI, selama saya dipercaya menjadi pelatih di Pelatnas. Tapi itu kalau saya pribadi ya,” tutur Herry IP.
Herry IP menjelaskan bahwa tiap pelatih tidak tahu-menahu situasi kontrak pelatih lain dengan PBSI. Khusus untuk Herry sendiri mengeklaim telah mengadakan pembicaraan dengan PBSI sejak awal tahun.
“Kalau saat dipanggil oleh pengurus kan sendiri-sendiri per nomor, tidak bareng-bareng, sehingga saya tidak tahu situasi pelatih-pelatih lain,” terang Herry IP.
“Kalau saya saat itu dipanggil bersama Aryono [Miranat]. Terdapat pembicaraan kontrak dua tahun ke depan karena ada Olimpiade,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Herry IP menyatakan kini ia masih belum memegang surat kontrak dari pengurus. Akan tetapi, dia menyebut ada realisasi kenaikan gaji dari pengurus PBSI yang telah diterima olehnya.
“Katanya mengenai kontrak memang sedang diurus dan dipersiapkan. Namun buktinya gaji saya naik per Januari lalu,” kata Herry IP.