
TIKTAK.ID – Terdapat sebanyak 75,6 persen warga yang mengaku puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara umum dalam survei yang dirilis oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), pada Minggu (13/6/21).
Untuk diketahui, survei itu dilakukan melalui wawancara langsung terhadap sebanyak 1.220 responden berusia 17 tahun ke atas di seluruh Indonesia dengan mematuhi protokol kesehatan. Survei digelar mulai 21-28 Mei lalu, dengan margin of error mencapai 3,05 persen.
“Kita lihat, pertama tingkat kepuasan publik pada Jokowi sekarang ini mayoritas 75,6 persen. Artinya publik sangat atau cukup puas pada kinerja Jokowi,” ujar Manajer Umum SMRC, Saidiman Ahmad dalam paparannya, seperti dilansir CNN Indonesia.
Baca juga : Tak Minat Usung Ganjar, PAN dan PPP Klaim Sudah Punya Tokoh untuk Pilpres 2024
Saidiman mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 23,4 persen sisanya menyatakan kurang atau tidak puas sama sekali. Saidiman pun menilai penilaian tersebut tidak banyak berubah sejak survei terakhir tiga bulan sebelumnya.
“Sementara yang kurang atau tidak puas ada sebanyak 35,4 persen,” terang Saidiman.
Lebih lanjut, survei juga dilakukan untuk mengukur kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Pusat dalam menangani pandemi Covid-19. Hasilnya, 61,8 persen publik mengklaim puas, dan hanya 35,4 persen sisanya yang merasa kurang atau tidak puas.
Baca juga : Tagar #DeklarasiTemanGanjar Jauh Lebih Besar Dibanding Percakapan tentang Anies-RK
Saidiman menjelaskan, survei ini juga dilakukan untuk mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Pemerintah Pusat dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Hasilnya, 52 persen responden menyatakan puas, sedangkan 43 persen menyatakan kurang atau tidak puas. Tingkat ketidakpuasan tersebut berhasil naik 36 persen sejak tiga bulan sebelumnya.
“Ada 52 persen warga yang merasa puas dengan kinerja Pemerintah Pusat dalam menangani pemulihan ekonomi akibat pandemi. Yang kurang atau tidak puas ada 43 persen, tingkat kepuasan ini menurun 9 persen,” tutur Saidiman.