
TIKTAK.ID – Ketegangan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan para gubernur di negaranya terus meningkat. Ketegangan ini terkait pengujian virus Corona dan tekanan pemerintahan Trump untuk menghentikan langkah-langkah “tinggal di rumah” di sejumlah wilayah, seperti yang dilaporkan The Guardian, Minggu (19/4/20).
Banyak pemimpin negara bagian yang mengaku tak dapat memulai program tiga-frasa yang direkomendasikan Trump untuk meredakan pembatasan tinggal di rumah tanpa sistem pengujian swab yang kuat dan luas.
Pedoman tiga-frasa yang dirilis Gedung Putih pada akhir pekan lalu berisi tentang pembukaan kembali ekonomi. Tahapannya yaitu dengan merekomendasikan negara bagian melalui 14 hari penurunan angka kasus sebelum secara bertahap membuka pembatasan.
Sementara para peneliti di Universitas Harvard telah menyarankan Amerika untuk melakukan tes swab tiga kali lipat lebih banyak dari yang saat ini dijalankan pada bulan berikutnya, seperti yang dilaporkan New York Times.
Salah satu gubernur yang menentang kebijakan Trump itu adalah gubernur Virginia, Ralph Northam. Pada Minggu kemarin dia mengatakan kepada CNN bahwa klaim oleh Trump dan Wakil Presiden Mike Pence bahwa negara bagian memiliki banyak alat tes adalah “khayalan belaka” atau “halu”.
Halaman selanjutnya…