
TIKTAK.ID – Kemarahan rakyat Amerika atas kematian warga kulit hitam George Floyd terus menggema hingga ke beberapa negara di Eropa, tulis CNN, Minggu (31/5/20).
Trafalgar Square London menjadi pusat berkumpulnya demonstran untuk memprotes rasisme dan kebrutalan polisi yang terjadi di Amerika Serikat dalam pekan ini, meskipun ada aturan jaga jarak sosial yang bertujuan untuk membatasi penyebaran virus Corona. Jarak sosial yang masih berlaku hingga 1 Juni itu melarang orang-orang di Inggris untuk bertemu dengan lebih dari satu orang di luar rumah mereka.
Demonstran juga berdemo di Kedutaan Besar Amerika di daerah Nine Elms di Ibu Kota Inggris.
Baca juga: Lawan Amuk Demonstran, AS Turunkan Pasukan Garda Nasional untuk Pertama Kali Setelah Perang Dunia II
Polisi Metropolitan London melalui akun Twitter-nya mengatakan bahwa mereka mengetahui adanya pengunjuk rasa yang berdemonstrasi di sana.
“Petugas berada di tempat kejadian dan menjaga demonstran. Sejumlah polisi juga sudah di tempatkan di lokasi,” tulisnya di akun Twitter mereka.
Di Ibu Kota Jerman, Berlin, demonstran menggunakan masker dengan membawa poster bertuliskan “keadilan tak bisa menunggu” dan slogan “Black lives matter.”
Halaman selanjutnya…