
TIKTAK.ID – Bukan hanya menjunjung personel band, saat ini Rian D’Masiv akhirnya berperan di dunia belakang layar industri musik Indonesia. Rian saat ini terjun sebagai produser musik.
Dalam perannya yang baru, Rian mengutamakan feeling serta intuisi guna mendampingi penyanyi berbakat. Dan itu merupakan upaya yang dilaluinya saat memproduseri Weda.
Melalui upaya seriusnya, Rian D’Masiv yakin bisa mengantarkan Weda sampai menjadi penyanyi kenamaan di Indonesia. Lagu berjudul “To Die For” adalah satu karya perdana yang diluncurkan oleh Weda.
“Dari ngobrol dan mendengar ia bernyanyi, saya menyaksikan sesuatu yang unik yang terdapat dalam dirinya. Ia memiliki jenis suara yang khas yang tak saya temui di penyanyi lain. Lagu ‘To Die For’ memang khusus ditulis untuk Weda. Kata-katanya disesuaikan dengan usia dia,” jelas Rian D’Masiv.
Rian D’Masiv mengisahkan bagaimana dirinya yang terjun sebagai produser bak kisah penyanyi Amerika Usher mendapati Justin Bieber hingga mengantarkan remaja itu menjadi salah satu penyanyi tersukses di Amerika. Ia meyakini andil dan pengalamannya dalam dunia musik bakal mengantarkan hal berbeda bagi Weda.
“Saya berasa jadi Usher saat dia menemukan Justin Bieber. Saya yakin Weda ini dapat jadi besar,” sebut Ryan.
Dengan melibatkan teman artis lainnya, Rian meramu Weda. Satu di antaranya ialah Rayen Pono selaku vocal arranger.
“Aku merasa mas Rayen benar-benar tahu bagaimana karakter vokalku dan ia dapat mendorong segenap kemampuan bernyanyiku dengan mengajarkan berbagai teknik vokal yang aku sebelumnya tak terlalu mengerti,” kisah Weda yang mempunyai nama lengkap Wedananda Mahawira Ciptawan.
Sementara itu alasan Rian berani terjun menjadi produser lantaran keinginannya terkait regenerasi di dunia musik.
“Di usia 10 tahun berkarier barangkali masih mikirin band sendiri, namun di atas itu harus mikir regenerasi. Tak boleh mikirin diri sendiri, mata rantainya tak boleh putus. Perlu ada regenerasi biar yang kita tonton tak itu-itu saja. Harapannya dapat menjadi warna baru di dunia musik Indonesia,” pungkas Rian.