
TIKTAK.ID – Sambutan resmi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berupa teks pidato 2 halaman yang ditulisnya sendiri, banyak mengundang decak kagum karena dianggap tidak terlalu formal dan kaku seperti lazimnya sambutan yang biasa disusun dan disampaikan para pejabat publik selama ini.
Alih-alih berisi jargon dan retorika semata, isi pidato Nadiem justru lebih tersirat sebagai curhat atau ungkapan isi hati sang Menteri terkait potret buram dunia pendidikan kita. Terutama perihal masih banyaknya guru yang menurutnya lebih terbebani bahkan terganggu dengan birokrasi dan regulasi, sehingga tugas pokoknya sebagai pengajar terhalang untuk berkembang. Demikian juga halnya kesulitan yang dialami para anak didik, dalam mengembangkan potensi sesuai bakat dan minatnya masing-masing, yang seringkali terhalang oleh banyaknya beban bahan pembelajaran, sekadar untuk memenuhi tuntutan kurikulum yang ada. Dan masih banyak lagi tantangan lain, yang dianggap Nadiem sebagai penghalang bagi kemerdekaan belajar di Indonesia.
Baca juga: Teks Pidato Resmi Nadiem Makarim di Hari Guru, Viral dan Menyentuh Hati
Berikut pidato resmi Nadiem Makarim selengkapnya:
Halaman selanjutnya…